Asimetri Penegakan GDPR
Sejak penegakan GDPR dimulai pada 2018, regulator UE telah mengenakan lebih dari €6,2 miliar dalam denda. Namun inilah pola yang mencolok: €4,7 miliar (83%) dari denda tersebut dikenakan kepada perusahaan berbasis AS.
Delapan dari sepuluh denda GDPR terbesar yang pernah dikeluarkan adalah melawan raksasa teknologi Amerika.
10 Denda GDPR Terbesar
| Peringkat | Perusahaan | Denda | Alasan | Tahun |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Meta (Irlandia) | €1,2M | Transfer data UE-AS | 2023 |
| 2 | Amazon (Luksemburg) | €746M | Periklanan tertarget | 2021 |
| 3 | TikTok (Irlandia) | €530M | Transfer data UE ke China | 2025 |
| 4 | Instagram (Irlandia) | €405M | Penanganan data anak | 2022 |
| 5 | Meta (Irlandia) | €390M | Dasar hukum untuk iklan | 2023 |
| 6 | TikTok (Irlandia) | €345M | Privasi anak | 2023 |
| 7 | LinkedIn (Irlandia) | €310M | Analisis perilaku | 2024 |
| 8 | Uber (Belanda) | €290M | Data driver ke AS | 2024 |
| 9 | Meta (Irlandia) | €265M | Pengikisan data | 2022 |
| 10 | WhatsApp (Irlandia) | €225M | Transparansi | 2021 |
Perhatikan polanya? Meta (termasuk Instagram dan WhatsApp) bertanggung jawab atas lebih dari €2,4 miliar dalam denda. Dan benang umum dalam denda terbesar: transfer data lintas perbatasan.
Mengapa Transfer Lintas Perbatasan Begitu Berisiko
Masalah Schrems II
Pada Juli 2020, Pengadilan Keadilan UE membatalkan Privacy Shield—kerangka yang telah memungkinkan transfer data UE-AS yang mudah. Putusan (dikenal sebagai "Schrems II"...